Takkan ku goyah s’bab Yesus sertaku. Meski langit tampak suram. Awan gelap pun menghadang. Hadapi badai lewati g’lombang. Tak pernah Kau tinggalkan.. diriku. Walau seribu rebah di sisiku. Kau tetaplah Allah penolongku. Walau sepuluh ribu rebah di kananku. Takkan ku goyah s’bab Yesus sertaku.Artinya: “Manusia memahami penggalan hadits yang berbunyi “Bekerjalah untuk duniamu seakan-akan engkau akan hidup selamanya” dengan pemahaman yang menuntut terpenuhinya kebutuhan-kebutuhan yang bersifat psikologis, yakni pemahaman supaya mendapatkan sebanyak-banyaknya dari dunia ini untuk mencukupi kebutuhan hidup hingga hari kiamat.
Lirik lagu " Indonesia Raya", karya komponis W.R. Supratman, juga merupakan karya sastra. Sebagai karya satra, ia memiliki struktur atau sistem dan tanda yang bermakna. Strukturnya, terdiri atas beberapa fenemena dan elemen, seperti: ponologi, morpologi, sintaktsis, semantik, dan semiotik, tetapi mereka mempunyai relasi dengan total makna dalam
Contoh Aliterasi. Adapun contoh aliterasi yang diantaranya yaitu: Dengan senyum dengar irama. Ragu maju ragapun rapuh. Baju baru berwarna biru. Hamparan pasir tersapu ombak pasang. Jaga janinmu janji kita selamanya. Hembusan nafas serpihan sedih. Tidur terlentang di bawah pohon yang tenang.donasi via Paypal. Andai matahari di tangan kananku. Takkan mampu mengubah yakinku. Terpatri dan takkan terbeli dalam lubuk hati. Bilakah rembulan di tangan kiriku. Takkan sanggup mengganti imanku. Jiwa dan raga ini apapun adanya. Andaikan seribu siksaan terus melambai-lambaikan derita yang mendalam.Apa yang sudah difirmankan. Terjadi saat kita percaya. Meskipun seribu tangan manusia. Menarikmu jatuh namun Tuhan yang bela. TanganNya sanggup membuatmu naik ke gunung. Percayalah Tuhan yang bela. Di Dalam segala hal. JanjiNya tak berubah. Apa yang sudah difirmankan.Kita hadapi berdua, ho-oh. Selama bintang menari. Bulan mentari beri cahaya (Ku yakin takkan ada) Ku yakin takkan ada yang kalahkan cinta kita, ho-oh. Selama kita berdua. (Takkan ada yang bisa KEmY.